web analytics


KENAPA PRODI TEKNIK KIMIA FTI UII?

Prodi Teknik Kimia merupakan salah satu pelopor berdirinya Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia. Diawali dengan dibukanya Prodi Teknologi Tekstil pada tahun 1975, sebagai salah satu Prodi di Fakultas Teknik (Teknik Tekstil dan Teknik Sipil). Pada tahun 1982 Prodi Teknologi Tekstil mengalami perubahan menjadi Fakultas Teknologi Tekstil. Kemudian pada tahun 1993 kembali ke Prodi Teknik Tekstil di bawah Fakultas Teknologi Industri (Teknik Tekstil dan Teknik Industri) berdasarkan SK Mendikbud RI No. 257/DIKTI/Kep/1993.  Akhirnya pada tahun 1995 sampai sekarang berubah menjadi Prodi Teknik Kimia dengan SK Mendikbud No. 433/DIKTI/Kep/1995 dengan dua bidang konsentrasi, yaitu bidang Teknik Kimia dan bidang Teknik Tekstil. Saat ini Prodi Teknik Kimia UII memiliki 33 dosen tetap bergelar Doktor (S3) dan Magister (S2)– 25 orang.

Per 17 Juli 2018 Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan SK No: 1796/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2018. Pencapaian ini membuat prodi Teknik Kimia UII menjadi yang pertama dan satu-satunya yang prodi di Universitas swasta yang mendapatkan akreditasi A se Jawa Tengah, Yogyakarta, dan menempati urutan ke-3 nasional


PROSPEK KARIR

Prodi Teknik Kimia UII didesain untuk mencetak lulusan yang siap untuk menghadapi tantangan dan kompetisi di pasar bebas yang professional, inovatif, independen, adaptif dan kreatif berdasarkan nilai-nilai keislaman. Prodi Teknik Kimia UII juga secara sustainable berkembang menjadi pusat riset dan pengembangan sekaligus partner masyarakat, pemerintah dan industry dalam menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan desain produk, teknologi proses industry, dan pengetahuan-pengetahuan dalam pekerjaan yang kompleks untuk membuat produk dengan nilai tambah yang tinggi.

Peluang karier lulusan Teknik Kimia UII luas dan penuh tantangan, seperti pada perusahaan minyak dan gas bumi, petrokimia, EPCC, produk makanan, bahan-bahan kimia, obat dan kesehatan. Selain itu, prospek karir untuk menjadi peneliti, dosen, aparatur sipil negara (ASN), dan pada instansi atau sektor lainnya juga terbuka bagi lulusan program studi ini. Masa tunggu kerja rata-rata tidak lebih dari enam bulan setelah lulus untuk mendapat pekerjaan yang layak sesuai dengan latar belakang pendidikan.


BERITA

DASAR TEKNIK KIMIA 1
DASAR TEKNIK KIMIA 2
KOMPUTASI DAN SIMULASI
OPERASI TEKNIK KIMIA
PENELITIAN